Kami Hadir Berbeda

Pernah menemui laundry kiloan dengan menerapkan oxy-cleaning dan fabric care yang umumnya hanya disediakan oleh laundry profesional ternama? Kini kami adalah salah satunya yang menyediakan untuk cuci kiloan Anda.

Tarif Kami Ekonomis

Dengan layanan murah yang disediakan, kami memproses cucian kiloan Anda sebaik mungkin untuk memberikan hasil terbaik. Kami juga selalu berupaya terus menerus melakukan pembenahan berbagai kekurangan yang kami miliki untuk meningkatkan qualitas kami dan kepuasan pelanggan.

Paradigma Baru Cuci Kiloan

Kami mencoba membuka paradigma baru cuci kiloan dengan biaya murah namun dengan metode "mewah" untuk hasil maksimal. Kami mungkin bukan pencetus metode ini, tapi yang pasti kami salah satu yang menyediakan oxy-cleaning dan fabric care untuk cuci kiloan.

Bahan Ramah Lingkungan

Kami menggunakan detergent dan softener dengan qualitas Grade terbaik yang terdaftar di Dep. Kes. RI. Penggunaan Air PDAM yang terstandarisasi dan bahan kimia yang ramah lingkungan memberikan rasa aman dan nyaman untuk kami dan konsumen.

Keraguan Konsumen

Kami sadar bahwa metode kami adalah hal baru bagi konsumen. Silahkan Anda mencari informasi kepada Reseller kami yang terdekat dengan Anda. Konsumen kami yang ada telah membuktikan hasil proses pencucian kami dan kami berharap Anda yang berikutnya.

Senin, 27 Agustus 2012

PERHITUNGAN HARGA JUAL (OPERASIONAL DAN INVESTASI)

Artikel ini melanjutkan pembahasa artikel sebelumnya PERHITUNGAN HARGA JUAL (ENERGI DAN MATERIAL) sebagai rangkai proses perhitungan harga jual pada proses laundry.

BIAYA OPERASIONAL
Anda disarankan merinci biaya-biaya yang dikeluarkan saat operasional, baik itu yang berhubungan dengan proses, distribusi dan juga pemasaran. Sebelum Anda melakukan pehitungan biaya operasional, Anda harus mengetahui dan menentukan hal berikut: Kapasitas harian proses Anda, waktu dan siklus delivery serta lamanya jam operasional usaha Anda. Kapasitas harian Anda adalah total kapasitas mesin dikalikan dengan lama jam operasional Anda. Janganlah Anda merangkum seluruh biaya operasional, karena Anda akan mengalami kesulitan saat akan melakukan pengkajian harga atas biaya dikemudian hari. Adapun biaya yang masuk dalam operasional adalah:

Biaya operasional proses
Yang masuk dalam pembiayaan ini adalah: biaya energi (telah dibahas sebelumnya), biaya bahan (telah dibahas sebelumnya), biaya tenaga kerja dan upah untuk pemilik usaha. Alangkah lebih baik jika Anda merinci biaya operasional ini berdasarkan per hari operasional Anda. Setelah itu, Anda harus menentukan hal-hal berikut:
  • Membuat cakupan apa saja yang masuk dalam layanan yang Anda sediakan. 
  • Kemudian hitung masing-masing aspek biaya (energi, bahan/material, tenaga kerja dan fee pemilik atau upah Anda sendiri) per hari operasional kerja sesuai dengan layanan yang disediakan.
  • Setelah itu jumlahkan seluruh biaya tersebut dan bagi dengan nilai kapasitas proses harian Anda per harinya. Contoh: Bila total biaya operasional proses per harinya Rp. 150.000 untuk 10 jam operasional dengan kapasitas proses cucian 50 kg per harinya, maka biaya operasional proses Anda: Rp.150.000 / 50Kg  =  Rp.3.000. per Kg pencucian.
Biaya operasional distribusi
Yang masuk dalam pembiayaan ini adalah: biaya energi (telah dibahas sebelumnya), biaya tenaga kerja, dan biaya perawatan armada delivery. Anda harus melakukan hal-hal berikut:
  • Hitung total rata-rata biaya perawatan armada delivery Anda per bulannya, kemudian bagilah nilai tersebut menjadi nilai rata-rata per hari. 
  • Kemudian hitung total biaya (biaya energi, tenaga kerja dan rata-rata perawatan) per hari operasional kerja dan bagilah dengan total kapasitas proses Anda. Contoh: Bila total biaya operasional distribusi Rp. 60.000 untuk kapasitas 50 Kg, maka biaya operasional distribusi Anda adalah Rp60.000 / 50Kg             = Rp.120 /per Kg.        
Biaya operasional pemasaran
Yang masuk dalam pembiayaan ini adalah: biaya merchant/gerai (bila Anda memiliki gerai terpisah dengan workshop), biaya tenaga kerja, dan biaya penunjang pemasaran. Biaya merchant/gerai secara garis besar identik dengan biaya operasional, namun lebih dikhususkan kepada operasional suatu gerai saja. Biaya pelengkap pemasaran adalah biaya yang dikeluarkan per bulannya untuk penyediaan berbagai keperluan pemasaran, termasuk alat tulis (ATK), brosur, kartu nama, nota dan lain sebagainya. Total biaya operasional pemasaran yang diperoleh harus dihitung dalam skala harian dan kemudian nilai yang diperoleh dibagi dengan total kapasitas harian Anda.

BIAYA INVESTASI
Anda sebagai pengusaha jangan sampai melupakan hal ini. Meskipun Anda sebagai pemilik telah memiliki upah yang dihitung pada operasional proses, namun Anda juga tetap harus melakukan penghitungan biaya investasi ini. Ada 3 macam biaya yang tergolong ke dalam biaya investasi, yaitu:

Biaya investasi permodalan
Adalah biaya yang dikeluarkan saat pendirian usaha sebagai modal awal Anda memulai usaha. Biaya ini adalah total jumlah dana yang dikeluarkan untuk pengadaan perlengkapan berikut biaya operasional awal selama beberapa bulan kedepan operasional yang dibagi lamanya perkiraan modal tersebut akan dikembalikan dalam hitungan harian. Anda harus memperkirakan dengan wajar dalam waktu berapa lama modal Anda tersebut akan kembali (Break Event Point) dengan kurun waktu yang wajar dan memungkinkan mengikuti pasar yang ada. Jangan Anda bermimpi untuk mengembalikan modal yang Anda keluarkan dalam waktu singkat, karena semakin besar biaya investasi permodalan maka akan semakin besar harga jual yang Anda tawarkan. Total biaya investasi permodalan yang diperoleh harus dihitung dalam skala harian dan kemudian nilai yang diperoleh dibagi dengan total kapasitas harian proses Anda.

Biaya investasi penyusutan
Peralatan yang Anda miliki untuk menjalankan usaha akan memiliki nilai jual yang semakin menyusut dari waktu ke waktu. Anda harus menentukan biaya investasi penyusutan dengan baik agar saat Anda akan melakukan reinvestasi, Anda memiliki kecukupan modal untuk melakukan pengadaan. Umumnya biaya investasi penyusutan memiliki konstanta penghitungan antara 0,1 s/d 0,25 % per hari dari total nilai pembelian seluruh peralatan. Hasil yang diperoleh harus dibagi dengan total kapasitas harian proses Anda.

Biaya investasi perawatan
Biaya ini adalah yang dikeluarkan untuk melakukan perawatan peralatan Anda (mesin cuci, dryer, boiler dan lain sebagainya) dalam kurun waktu per bulan. Total biaya perawatan yang diperoleh harus dihitung dalam skala harian dan kemudian nilai yang diperoleh dibagi dengan total kapasitas harian proses Anda. 


PENGHITUNGAN HARGA JUAL DASAR
Perlu diingat bahwa harga jual dasar yang dihitung adalah harga untuk layanan cuci kiloan dan untuk layanan lain bisa Anda sesuaikan sendiri mengikuti langkah diatas. Perbedaan yang mendasar adalah kapasitas yang digunakan dan skope layanan yang disediakan.

Untuk menghitung harga jual dasar, maka Anda tinggal menjumlah seluruh biaya diatas yang sudah dihitung berdasarkan kapasitas berat, diantaranya:

  1. Biaya operasional proses 
  2. Biaya operasional distribusi
  3. Biaya operasional pemasaran 
  4. Biaya investasi permodalan
  5. Biaya investasi penyusutan
  6. Biaya investasi perawatan
Total seluruh biaya tersebut adalah harga jual dasar yang bisa Anda kembangkan lagi dengan penambahan persentase keuntungan, pajak, incentive, bonus dan lain sebagainya.

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk Anda, terutama bila ingin menjalankan usaha laundry kiloan.

PERHITUNGAN HARGA JUAL (ENERGI DAN MATERIAL)

Pada artikel kali ini kami coba berbagi sedikit informasi tentang bagaimana menentukan harga jual yang terutama kami khususkan untuk rekan-rekan yang berkecimpung pada layanan cuci kiloan.

Secara garis besar, perhitungan harga jual dipengaruhi oleh  4 macam pengeluaran, yaitu:
1. Biaya yang berhubungan dengan pemakaian Energi.
2. Biaya yang berhubungan dengan bahan/material pendukung.
3. Biaya yang berhubungan dengan operasional.
4. Biaya yang berhubungan dengan investasi.

Dikarenakan panjangnya pembahasan tentang penghitungan biaya, maka kami hanya akan membahas biaya energi dan bahan/material yang merupakan biaya substansi dasar dari perhitungan harga jasa pencucian pada artikel kali ini.

BIAYA ENERGI
Dalam operasional laundry yang menggunakan mesin cuci, biaya energi merupakan hal vital dalam penentuan harga. Penghitungan biaya energi yang diterapkan adalah:

1. Biaya energi listrik
Segala pemakaian peralatan elektronik harus diketahui berapa besar konsumsi daya yang diperlukan. Konsumsi daya pada label mesin adalah konsumsi daya perlatan tersebut per jamnya saat operasional. 
Contoh: mesin cuci merk HEBAT membutuhkan daya 250 watt pada tegangan 220Volt, berarti daya yang dibutuhkan per jam operasionalnya adalah: (250 watt x 1 jam)/1000 = 0.25. Nilai 0.25 ini dikalikan dengan Tarif Dasar Listrik (TDL) per KWH yang berlaku ditempat Anda. Bila TDL yang berlaku Rp.540/KWH, maka 0,25 X Rp. 540 =  Rp.135. Kemudian tambahkan 10% dari nilai tersebut untuk biaya beban PLN, menjadi: Rp.135 + (Rp.135 X 10%) = Rp.148,5. Inilah biaya energi yang dikeluarkan perjam untuk sebuah mesin cuci dengan spesifikasi 250Watt/220V.

2. Biaya energi gas/lpg
Apabila Anda menggunakan pengering dengan bahan utama gas atau setrika dengan menggunakan boiler, Anda wajib untuk mengetahui berapa Kg LPG yang diperlukan per jam pemakaian. Memang kebanyakan penjual peralatan tersebut umumnya hanya bisa memperkirakan saja. Cara yang paling sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan menimbang tangki LPG menggunakan timbangan yang akurat (digital) selama peralatan tersebut digunakan. Hitung selisih berat dari tangki LPG tersebut (biasanya 0,0XX Kg selisih yang diperoleh). Hitunglah biaya dasar per 0,01 Kg LPG : Harga beli LPG/Berat LPG X 0,01. Contoh penghitungan pada tabung LPG 3 Kg adalah: Rp.15.000/3 X 0,01 =  Rp.50.
Kemudian biaya dasar LPG tersebut dikalikan dengan selisih pemakaian LPG pada suatu peralatan, maka diperolehlah biaya energi LP yang diperlukan.

3. Biaya energi BBM
Anda harus merinci biaya ini untuk keperluan operasional distribusi layanan Anda. Secara garis besar, biaya ini adalah total biaya BBM yang dikeluarkan untuk distribusikan layanan Anda dari dan ke konsumen.


BIAYA BAHAN/MATERIAL
Anda harus mendifinisikan bahan-bahan apa saja yang digunakan dan seberapa banyak bahan tersebut digunakan untuk pencucian (baik mesin atau konvensional). Secara garis besar biaya laundry atau cuci kiloan terbagi menjadi 3 macam biaya, yaitu:

Biaya bahan pre treatment
Adalah biaya bahan yang dikeluarkan per siklus untuk perlakuan awal sebelum pakaian masuk ke tahap pencucian. Apabila Anda melakukan perendaman awal, maka anda harus memasukkan bahan apa saja yang diperlukan. Bila Anda melakukan pembersihan noda, bahan penghilang noda apa saja yang diperlukan. Seluruh bahan tersebut harus bisa diketahui / diperkirakan jumlah pemakaiannya per siklus pencucian (baik laundry satuan atau kiloan). Umumnya bahan yang masuk dalam biaya ini adalah: biaya air pam, biaya detergent, biaya adittive, biaya cairan penghilang noda dan lain sebagainya. Hitunglah biaya dari banyaknya material yang digunakan. Contoh: bila air pam yang digunakan sekitar 50 liter, maka penghitungan biaya air pam yang digunakan: Harga air PAM/m3 X (50/1000) atau Rp. 8.000/m3 X 0,05 = Rp. 400 per 50 liter air PAM.

Biaya bahan pencuci
Adalah biaya bahan yang dikeluarkan per siklus saat proses pencucian. Seluruh bahan yang digunakan untuk proses pencucian harus dirinci termasuk didalamnya air PAM, detergent, adittive dan softener untuk per siklus pencuciannya. Bila Anda menggunakan air tanah, maka biaya listrik untuk pompa dan firlter air harus dimasukkan sebagai biaya bahan dengan perhitungan yang sedikit lebih spesifik (biaya retribusi air tanah bila Anda dikenakan biaya tersebut) . Yang harus Anda ingat, bahwa biaya ini hanya biaya yang berhubungan dengan bahan/material yang digunakan saja.
Cara perhitungan biaya ini sama dengan penghitungan biaya bahan pre treatment.

Biaya bahan finishing
Adalah biaya yang dikeluarkan per siklus untuk pekerjaan finishing, termasuk didalamnya penyetrikaan dan pengemasan/pengepackan. Hal termasuk dalam biaya ini adalah: air (bila Anda menggunakan boiler untuk penyetrikaan), biaya kemasan, parfum atau bahan khusus lain yang Anda gunakan untuk finishing. Anda jangan memasukkan biaya pengiriman ke dalam biaya bahan finishing, karena nantinya akan mempengaruhi evaluasi biaya Anda (apabila Anda melakukan pembukuan besar atau General Ledger).

Kami meneruskan bahasan pada artikel Penghitungan Harga Jual (Operasional dan Investasi) dan semoga bermanfaat untuk Anda.

Minggu, 26 Agustus 2012

Mengenal Oxy Cleaning dan Fabric Care

Mungkin kedua kata tersebut bisa diartikan sebagai ikon yang menonjol atas jasa yang kami sediakan. Beberapa orang sudah langsung bisa menduga apa proses yang terjadi dan bahan apa yang digunakan untuk proses tersebut. Namun tidak ada salahnya jika kami mencoba memaparkannya kepada Anda.

Sesuai dengan kata yang digunakan, Oxi, merupakan pencerminan terhadap apa yang terjadi selama proses pencucian. Kami melakukan proses bleaching yang menggunakan oksigen untuk membantu mengangkat noda. Apakah ini benar-benar menggunakan gas oksigen?
Secara garis besar, proses bleaching (diartikan dalam bahasa Indonesia adalah pemutihan) dengan memanfaatkan oksigen sudah menjadi hal umum dalam proses pencucian, baik skala rumahan maupun oleh laundry profesional. Bleaching dengan Oxi lebih diminati dibandingkan dengan bleaching dengan bahan dasar sodium hypochlorite (karena bebas dari potensi gas chlor yang cukup berbahaya). Bahan utama bleaching dengan Oxi umumnya menggunakan hydrogen peroxide, sodium percarbonate and sodium perborate. Dengan memanfaatkan oxidasi, proses bleaching mampu mengangkat warna, memutihkan dan juga sebagai desinfectant yang cukup kuat. Lantas, apakah oxi cleanning dapat berarti seluruh pakaian akan dilakukan pemutihan?

Dalam kadar tertentu, proses oksidasi pada oxi bleaching sangat membantu untuk proses pengangkatan noda dan membunuh kuman serta virus. Dengan mengkombinasikan surfactant dan bahan water softener, proses oksidasi mampu melemahkan tegangan air dan menembus hingga ke serat kain yang cukup dalam untuk mengangkat endapan yang bersifat water base pada kain (atau umumnya lazim disebut noda). Dengan penambahan bahan activator, proses oxi bleaching tersebut terpecah menjadi 3 proses, yakni: oksidasi (mengurai noda), photo kimia (mencerahkan warna) dan photo radikal oksidan (memperbaiki struktur zat pewarna pada kain). Oleh karena itu, hasil pencucian dengan Oxi Cleaning memberikan hasil lebih baik dibandingkan dengan pencucian yang menggunakan detergent biasa.

Fabric Care adalah additive yang digunakan pada saat proses pencucian memasuki proses rinsing (pembilasan) sebelum memasuki proses rinsing akhir untuk pelembutan serat kain. Fabric Care merupakan larutan asam dengan kadar pH yang mendekati netral yang berfungsi menetralkan kandungan alkaline yang masih terdapat pada kain karena proses water softening. Saat mengeluarkan alkaline dari serat kain, kandungan lain dari Fabric Care memberikan beberapa reaksi kimia diantaranya: kimia kinetis pada serat kain (mengembalikan susunan serat pada ikatan benang yang ada pada kain), chelasi (mengikat ion logam dari kandungan air sehingga tidak terjerat pada serat kain) dan emulsifikasi (meluruhkan zat yang mengandung sisa protein yang tertinggal dari noda yang terangkat pada serat kain) sehingga bahan yang mempengaruhi bonding serat kain dapat berkurang dan kain tidak terasa kaku (kadang walaupun menggunakan fabric softener, kain atau pakaian masih terasa agak kaku).

Oxi Cleaning dan  Fabric Care sebenarnya merupakan hal umum yang biasa digunakan oleh penyedia layanan pencucian atau garment care, namun karena beberapa bahan yang digunakan masih relatif cukup mahal sehingga jarang dijumpai penerapannya pada proses cuci kiloan. Namun kini kami adalah salah satu yang menyediakannya pada layanan cuci kiloan untuk memberikan hasil maksimum pada konsumen kami dan dengan biaya yang cukup ekonomis.
Selain itu, secara acak kami selalu menguji kadar pH (tingkat keasaman) dari air buangan paska proses pencucian untuk memastikan bahwa kadar pH dalam kisaran 7 (netral). Hal ini bertujuan agar air buangan tidak memberikan polutan mengandung basa dan juga menjaga pakaian agar tidak menyebabkan alergi karena proses iritasi saat digunakan konsumen.
Anda masih ragu atau belum percaya? Mungkin sebaiknya Anda membuktikan sendiri hasil proses cuci kiloan kami.

Senin, 13 Agustus 2012

Layanan Jasa Pencucian di Pasaran

Maraknya jasa layanan pencucian saat ini menghadirkan berbagai keragaman untuk konsumen yang menggunakan jasa layanan ini. Penyedia layananpun berusaha untuk menarik perhatian pasar dengan berbagai cara agar bisa merangkul hati konsumen.

Apakah ini bisnis yang memiliki prospek yang cukup menggiurkan? Jawabannya tergantung dari penyedia layanan tersebut sendiri. Tidak sedikit pengusaha layanan ini yang terpuruk, namun tidak sedikit pula yang benar-benar mencapai sukses. Ada beberapa hal yang sebaiknya menjadi perhatian penyedia layanan untuk menjaga konsistensi layanan yang disedikan sehingga meminimalkan faktor kemungkinan memburuknya usaha yang digelutinya:
  • Berikan hasil qualitas sesuai dengan yang dijanjikan. Ini mungkin dianggap bukan hal penting, sehingga saat melakukan promosi tidak sedikit yang menjanjikan impian hasil pencucian sempurna agar menarik konsumen dan order semaksimal mungkin. Kondisi ini umumnya diterapkan oleh penyedia layanan cuci kiloan dengan memberikan janji bersih yang "luar biasa" hanya dengan menggunakan detergent "super" dan softener grade "Ultra". Perbedaan mendasar layanan cuci kiloan dengan laundry/binatu satuan (wet wash atau dry clean) adalah pada proses yang dijalankan yang dipengaruhi oleh beberapa hal seperti tahapan proses, waktu proses yang digunakan dan pemakaian bahan penunjang. Apabila terdapat noda ataupun kotoran yang cukup "membandel", pada perlakuan pakaian dengan layanan laundry satuan akan dilakukan pembersihan noda pada tahap Pre Wash Treatment dan sisa bahan yang digunakan pre wash treatment akan dibersihkan pada saat proses pencucian. Proses pre wash treatment merupakan proses penting yang membutuhkan waktu bervariasi tergantung noda yang dihadapi dan setelah noda berat dapat dibersihkan, kemudian proses pencucianlah yang bekerja untuk membersihkan noda ringan dan bahan yang masih tersisa saat pre wash treatment. Lakukanlah pengembangan internal yang berkelanjutan untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada agar dapat meningkatkan kualitas layanan yang diberikan.
  • Permudah akses pelanggan kepada penyedia layanan. Untuk mewujudkan hal ini, tidaklah mutlak diperlukan dana yang besar seperti membuka outlet diberbagai lokasi "strategis", memperbanyak armada pengiriman dan lain sebagainya. Memang kesan pada pandangan pertama adalah salah satu hal penting, namun yang jauh lebih penting adalah memberikan qualitas terbaik dari layanan yang disediakan. Penyedia layanan harus mudah diakses dengan berbagai cara oleh konsumen yang akan menggunakan jasa penyedia layanan tersebut agar saat konsumen memerlukan jasa pencucian, konsumen tahu apa yang perlu dilakukan dengan mudah. Disisi lain, penyedia layanan juga harus mempermudah distribusi hasil proses pencucian dengan berbagai metode kepada konsumen sehingga kemudahan akses antara konsumen dan penyedia layanan dapat direalisasikan dengan baik.
  • Keramahan dan saling menghormati adalah keindahan kita. Ini merupakan hal yang sangat umum dilakukan dalam dunia usaha untuk setiap konsumen dikarenakan konsumen adalah "Raja". Namun apakah hal ini diterapkan pada internal usaha yang digeluti. Umumnya yang terjadi adalah proses interaksi satu arah antara atasan dengan bawahan. Kondisi seperti ini akan menciptakan kabut pembatas diinternal perusahaan dan meminimalkan distribusi informasi yang diperlukan. Hal ini dapat berpotensi buruk apabila terdapat hal penting yang tidak tersampaikan yang dampaknya berpengaruh terhadap usaha tersebut. Sangat bijaksana untuk mewujudkan situasi agar bawahan "sungkan" terhadap atasannya, dan menurut hasil survey yang ada bahwa kondisi seperti ini dapat menciptakan interaksi yang "luar biasa" disemua hal, termasuk salah satunya auto self improvement karyawan saat dirinya mengidentifikasi adanya potensi kesalahan saat melakukan pekerjaan seperti ramah terhadap pelanggan layaknya pemilik usaha yang ramah terhadap konsumennya. Sungguh besar pengaruh "keramahan" dan "saling menghormati" terhadap sesama.
  • Jangan bermimpi bahwa bisnis Anda akan kembali modal dalam waktu singkat. Merupakan keinginan setiap manusia memiliki usaha yang memberikan keuntungan yang sangat besar dalam waktu singkat. Namun perlu diingat bahwa suatu usaha akan sukses karena keuletan, ketekunan, kemitraan, profesionalisme dan pengembangan yang berkelanjutan. Membangun usaha layaknya seorang manusia yang harus menjalani hidup, terkadang terjatuh dan merasakan sakit namun tetap berusaha berdiri lagi untuk menghadapi hidup yang dijalani. Alangkah bijaksana untuk menghitung dengan sebaik-baiknya biaya real usaha anda dari pemakaian bahan baku, biaya energi yang digunakan, tenaga kerja, kapasitas yang bisa diproses, pemasaran, pajak dan juga investasi yang dikeluarkan. Sesekali Anda sebaiknya membuka artikle ataupun buku tentang pengelolaan keuangan untuk membuka wawasan agar dapat lebih mengakuratkan perhitungan biaya usaha Anda mendekati kenyataan. Anda juga bisa bertukar pikiran ataupun bertanya dengan rekan atau mitra yang menurut Anda dapat membantu. Jangan takut untuk mengambil keputusan namun jangan bodoh untuk menerima segala kemungkinan resiko kegagalan yang ada. Manfaatkan sumber daya yang ada sebaik mungkin untuk meningkatkan efisiensi.

Rabu, 08 Agustus 2012

Merawat Mesin Cuci Anda

Bagi Anda yang memiliki mesin cuci dan senang mencuci menggunakan mesin cuci tersebut, ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal dibawah guna memperpanjang usia pakai mesin cuci Anda agar senantiasa dapat "setia mendampingi Anda" saat memerlukan kegiatan pencucian.

  1. Bagi pengguna mesin cuci satu lobang (top loading atau front loading) yang otomatis, jangan mempercayakan 100% operasionalnya pada mesin tersebut, terutama yang berhubungan dengan detergent dan softener. Biasanya pada tempat detergent atau softener masih terdapat bahan yang tersisa. Ini umumnya terjadi karena minimnya pasokkan air yang melewati wadah tersebut. Alangkah bijaksana jika Anda menyiapkan sebuah wadah berisi air atau Anda persiapkan sebuah selang air tambahanan untuk membantu melakukan "extra flushing" setiap siklus bahan dimasukkan.  Endapan tersebut bukan hanya terjadi pada wadah saja, namun bisa terdapat disepanjang jalur lewatnya bahan pada mesin cuci. Jika dibiarkan, maka lambat laun akan terjadi penumpukan endapan material yang menghambat laju air dalam mesin cuci dan menimbulkan aroma tidak nyaman yang disebabkan tumbuhnya mikro organisme dalam mesin cuci.
  2. Sesuaikan jumlah pakaian dengan kapasitas mesin cuci Anda. Jangan memaksakan mesin cuci dengan memadatkan pakaian pada tabung pencuci. Mesin cuci hanyalah alat mekanis yang fungsinya menggantikan tangan manusia untuk memberikan gaya mekanis pada pakaian. Apabila pakaian tidak bisa bergerak saat tabung berputar, maka gaya mekanis yang berlangsung pada pakaian sangat minim. Toleransi volume maksimum pakaian adalah 3/4 dari ruang tabung, dimana 1/4 ruang tabung yang tersisa ditujukan untuk memberikan ruang gerak untuk pakaian agar gaya mekanis pada pakaian tetap ada. Sehebat apapun bahan kimia atau detergent yang digunakan dan secanggih apapun fasilitas yang dimiliki mesin cuci Anda, tidak akan efektif tanpa adanya gaya mekanis pada pakaian yang berfungsi mengeluarkan kotoran dari serat kain.
  3. Minimalkan jumlah pakaian atau kain yang memiliki volume gumpalan yang besar pada suatu satu siklus proses mesin cuci. Perbedaan volume gumpalan pakaian memang kurang berpengaruh saat proses pencucian berlangsung, namun pada saat proses extracting (pemerasan) perbedaan volume gumpalan pakaian akan sangat berpengaruh. Biasanya terjadi ketidakseimbangan gaya pada tabung dan membuat tabung bahkan mesin cuci menjadi berguncang hebat. Kondisi ini lambat laun akan merusak tabung pelindung luar mesin cuci, sistem suspensi tabung dan berakibat kebocoran atau bahkan pecahnya tabung bagian luar tersebut. Selain itu, guncangan tersebut dapat merusak bearing tabung mesin cuci serta door gasket (seal antara pintu dan tabung) akibat perbedaan keseimbangan gaya yang besar yang mengganggu sistem suspensi. Hal terburuk yang dapat terjadi adalah patahnya as pulley tabung akibat perbedaan gaya putar yang sangat besar dalam tempo yang singkat (kecepatan putaran tinggi) yang umumnya terjadi pada tahapan awal extraction yang tujuannya memberikan gaya sentrifugal mendadak agar air terpancing keluar serat dan membenahi posisi awal pakaian saat memulai tahap extraction.
  4. Tempatkan mesin cuci pada tempat yang memiliki pembuangan air yang cukup baik. Hindari penempatan mesin cuci pada daerah kamar mandi atau diatas selokan karena memiliki tingkat kelembaban yang tinggi. Meskipun mesin cuci Anda selalu berusan dengan hal "basah", namun bukan berarti mesin cuci Anda harus "berbasah-basah ria". Panel elektronik mesin cuci Anda hanya didesign "splash proof" bukan "water proof". Motor listrik yang ada pada mesin cucipun memiliki design yang sama dengan panel elektronik (apalagi motor yang masih menggunakan brush commutator). Sebagai contoh mudah meskipun Anda perlu mandi untuk membersihkan tubuh, bukan berarti Anda harus senantiasa dalam kondisi yang basah kan? Oleh karenanya, berikan tempat yang "layak" untuk mesin cuci Anda agar dapat memperpanjang usia pakai mesin cuci tersebut.
  5. Bagi Anda yang memiliki mesin dengan pengendali waktu, disarankan untuk memutar timer dengan bijaksana dan jangan memutar timer dengan waktu yang berlebihan. Semakin lama waktu yang digunakan, semakin besar penggunaan daya listrik mesin cuci tersebut. Selain itu, putarlah knop pada panel dengan lembut (jangan kasar) karena hampir seluruh komponen yang digunakan untuk knop saat ini terbuat dari bahan plastik untuk menghindari korosi (karat) pada knop tersebut.
  6. Bersihkan tabung mesin cuci setiap kali dengan air setiap selesai digunakan agar sisa bahan kimia dan kotoran yang melekat pada tabung dapat terbuang dan tidak menimbulkan endapan pada dinding tabung. Siramlah dengan air secara merata setelah itu jalankan program pengeringan untuk mengeluarkan air dari dalam mesin cuci. Lebih bijaksana jika Anda melakukan pembersihan dengan bahan kimia khusus "Washer Cleaner" setidaknya 2 kali dalam sebulan. Hal ini bertujuan untuk membersihkan kotoran dan kerak yang "bersembunyi" dibelakang tabung cuci. Kami melakukan pembersihan tabung setiap minggu dengan menggunakan Washer Cleaner hasil pengembangan internal yang kami lakukan.
  7. Jangan meninggalkan mesin cuci dengan kondisi yang tergenang air didalam tabung. Hal ini dapat berakibat merusak seal karena adanya pengendapan scale pada karet  mesin cuci yang membuat karet menjadi keras. Selain itu, genangan air dapat menyebabkan tumbuhnya mikro organisme pada mesin cuci sehingga mesin cuci Anda akan tercium aroma tanah bahkan aroma busuk.
Hal yang harus Anda ingat saat menggunakan mesin cuci, bahwa keberhasilan proses pencucian bukanlah dikarenakan kehebatan mesin cuci Anda semata, namun juga dipengaruhi oleh bahan kimia yang Anda gunakan seperti detergent, additive, softener dan lain sebagainya .Untuk mengeluarkan kotoran pada pakaian diperlukan gaya mekanis pada pakaian, namun untuk mengurai kotoran pada serat pakaian maka diperlukan bahan pembantu untuk melunakkan kotoran tersebut agar dapat dikeluarkan dari pakaian tersebut dengan gaya mekanis.

Apabila mesin cuci Anda digunakan secara kontinu (seperti untuk laundry), ada baiknya Anda memasang booster pump pada supply air yang menuju ke mesin cuci agar tekanan supply air untuk mesin cuci yang digunakan dapat lebih terjaga dan mengurangi waktu untuk proses pencucian.

Lakukan perawatan berkala pada mesin cuci Anda setiap 1500 - 3500 jam operasional (tergantung merk dan kondisi mesin) oleh teknisi profesional yang Anda percaya agar kondisi mesin cuci Anda dapat lebih diandalkan.

Jumat, 03 Agustus 2012

Bahan Darurat Di Rumah Untuk Noda

Rasa kesal dan sedih terkadang sering terjadi saat pakaian terkena noda, apalagi noda yang sulit untuk dihilangkan dan kita tidak tahu bahan apa yang bisa membantu menghilangkan noda tersebut.

Pada tips kali ini, kami coba membagi sedikit informasi tentang bahan-bahan apa saja yang sebaiknya tersedia dirumah untuk membantu menghilangkan noda dan mudah dijumpai dipasaran.

1. Detergent
Hampir setiap rumah memiliki bahan ini dan sangat sering dipakai untuk proses pencucian. Untuk memilih detergent yang baik, pilihlah detergent yang memiliki kandungan enzyme, oxygen cleaning dan memiliki kontur butiran yang halus. Busa yang dihasilkan detergent bukanlah jaminan detergent tersebut berkualitas baik. Detergent efektif untuk membersihkan noda secara keseluruhan, kecuali untuk noda tertentu Anda tetap memerlukan bahan lain selain detergent. Mitos yang berkembang bahwa pengujian kualitas detergent yang baik menggunakan beberapa tetes betadine menurut kami tidak relevan, karena bila detergent tersebut tidak memiliki surfactant anionik (bermuatan negative), maka pengujian tersebut akan mengalami kegagalan karena saat ini banyak beredar detergent dengan surfactant non ionik (bahkan produsen terkenal dunia pun sudah mengeluarkan detergent jenis ini). Kualitas detergent tetap berpatokan pada hasil pencucian. Hal penting yang perlu diingat bahwa jangan gunakan detergent khusus mesin cuci pada pencucian menggunakan tangan karena umunya detergent tersebut memiliki bahan irritant yang cukup kuat dan dapat mengakibatkan iritasi pada kulit.

2. Cuka
Bahan yang satu ini mudah diperoleh. Cuka mampu untuk menghilangkan aroma pakaian tak sedap dan juga noda yang umumnya mengandung unsur dari biologis dan juga mineral alam. Selain itu cuka bermanfaat untuk menghilangkan getah tanaman secara umum. Penggunaan cuka sebaiknya dibarengi dengan detergent agar memperoleh hasil yang lebih baik.

3. Baby Oil
Bahan ini biasanya selalu tersedia bagi yang masih memiliki bayi atau anak kecil. Pilihlah baby oil tidak berwarna dan sedikit pengharum. Baby oil efektif untuk meluruhkan noda pakaian yang bersifat solvent dan mengandung minyak.

4. Alkohol
Siapa yang tidak kenal bahan ini disinfectant ini. Pilihlah alkohol yang baik dan tanpa parfum (belum terkontaminasi apapun). Alkohol efektif untuk menghilangkan noda yang sifatnya residu warna (seperti noda hijau tanaman). Alkohol juga efektif untuk menghilangkan noda yang mengandung gula atau glukosa. Namun jangan gunakan alkohol untuk noda warna yang mengandung protein, karena noda malah bisa menjadi lebih kuat pada pakaian (contoh noda susu coklat). Hal yang harus diingat, bahwa tidak semua jenis kain akan "berteman" dengan alkohol dan bahkan dapat meninggalkan noda baru karena pemakaian alkohol (karena memiliki banyak ragam, disarankan memilih jenis isopropyl alcohol).

5. Jeruk Nipis
Meskipun sama asamnya, jeruk nipis memiliki komposisi berbeda dengan Cuka. Jeruk nipis umumnya digunakan untuk menghilangkan noda akibat oksidasi logam seperti karat, kerak dan lain sebagainya. Hal harus diperhatikan bahwa pemakaian jeruk nipis terkadang menimbulkan noda baru dan campuran cuka dengan detergent cukup efektif untuk menghilangkan noda dari jeruk nipis tersebut.


6. Hidrogen peroxida
Bahan desinfectant ini mudah diperoleh diapotik dengan kandungan 3%. Fungsi utamanya adalah melakukan proses oxidasi pada noda pakaian dan selain itu hydrogen peroxida juga digunakan untuk proses bleaching (pemutih) dengan proses oxygen. Hal harus diperhatikan bahwa bahan ini dapat berpotensi memudarkan warna pakaian Anda dan harus digunakan dengan hati-hati. Jangan menggunakan hydrogen peroxida dengan kepekatan tinggi yang diperoleh dari toko kimia (SANGAT IRITATIF DAN OXIDANT KUAT) karena dapat merusak kulit Anda dalam tempo yang singkat.


7. Air Hangat
Beberapa noda yang diakibatkan unsur yang terkandung pada tubuh manusia perlu dibantu dengan temperatur yang agak tinggi dari temperatur ruang. Campuran detergent dan air hangat cukup efektif membantu menghilangkan noda yang dihasilkan oleh tubuh kita. Jangan gunakan air panas, cukup air hangat kuku saja.

Kami tidak menyarankan pemakaian beberapa bahan berikut untuk noda: sabun colek, pemutih pakaian klorine, bensin, minyak tanah, cairan pengisi korek api, solar dan kaporit murni dengan alasan kesehatan ataupun dapat merusak serat kain. Beberapa orang menyebutkan pengalamannya bahwa bahan-bahan tersebut efektif membersihkan noda, namun pilihan ditangan Anda.

Hal perlu diingat bahwa tidak semua noda dapat dihilangkan. Bila noda sulit dihilangkan, Anda dapat bertanya kepada yang lebih mengerti atau menggunakan layanan laundry profesional yang Anda percaya untuk membersihkan noda pakaian. Bahan yang disebutkan diatas hanyalah bersifat darurat saja dan kemungkinan tidak effektif menghilangkan noda secara utuh karena komposisi kimia yang terkandung.

Bila Anda menggunakan anti noda khusus laundry profesional, harap diperhatikan bahwa penggunaan bahan-bahan tersebut memerlukan pengetahuan dan pengalaman tambahan dalam memproses penggunaannya. Beberapa anti noda khusus laundry memerlukan pengaman diri dan perlakukan tersendiri pada untuk jenis serat kain karena kepekatan bahan tersebut dan umumnya hanya dikerjakan oleh para profesional dibidang perawatan garment.

Hindari Pemakaian Pemutih Berbahan Chlorine

Bagi Anda yang sering menggunakan produk pemutih pakaian, mungkin ada baiknya untuk sedikit menyimak artikel ini.

Chlorine atau yang lazimnya di Indonesia dikenal dengan sebutan Kaporit (Kalsium Hipoklorit) umumnya banyak terdapat pada produk pemutih yang banyak beredar di Indonesia. Bila Anda menggunakan layanan air dari penyedia air daerah, maka Anda akan mencium aroma chlorine yang terkadang cukup terasa dihidung kita. Selain itu, system pengolahan air pada kolam renang juga memanfaatkan chlorine sebagai disinfectant.


Pada awalnya, chlorine digunakan sebagai bahan pemutih kertas. Selain itu, pada era perang dunia 1, gas dari chlorine digunakan sebagai salah satu senjata kimia karena sifatnya yang mengiritasi jaringan saluran pernapasan yang peka di dalam paru-paru (Info CDC-USA). Gas chlroine umumnya akan menguap saat terjadi pemanasan.

Mitos yang berkembang sekarang bahwa detergent yang dicampur dengan pemutih dan air hangat akan mempercepat proses pembersihan pada cucian. Apakah hal ini sepenuhnya benar? Hal yang harus diingat bahwa gas chlorine akan menguap pada proses pemanasan dan bila ini terjadi, maka secara tidak langsung area tempat kita melakukan pencucian akan tercemar gas chlorine. Selain itu, beberapa detergent yang mengandung amonia juga memberikan reaksi pada chlorine untuk menghasilkan gas chlor. Chlorine juga akan menghasilkan residu dioxin saat proses pemutihan dan akan mengendap pada kain. Saat pakaian digunakan, endapan tersebut akan mulai meresap ke tubuh melalui kulit terutama saat kita berkeringat.
Sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan produk pemutih pakaian yang berbahan dasar Sodium hypochlorite atau Calcium hypochlorite.

Lantas bagaimana kita menghadapi air bersih yang disupply dari penyedia air daerah yang menggunakan chlorine sebagai disinfectant? Anda bisa menempatkan seperangkat filter air yang menggunakan Granulated activated carbon (GAC) atau butiran karbon aktif. Karbon aktif dapat efektif mengurangi kadar klorin dalam air yang akan kita pakai dan juga arang aktif ini juga efektif untuk mengurangi rasa dan bau pada air.

Apakah Anda masih ingin tetap menggunakan produk pemutih berbahan dasar kaporit? Anda juga bisa membaca mengenai artikel yang berhubungan dengan kaporit disini.


Rust Stain Remover Video

Berikut ini adalah demo video tentang Rust Stain Remover dan telah kami gunakan dalam operasional kami.


Apabila Anda memerlukan Rust Stain Remover tersebut, silahkan hubungi kami untuk info lebih lanjut.

Hal yang harus diperhatikan, lakukan pengujian dilokasi tersembunyi pada pakaian sebelum menggunakan penghilang noda (Stain Remover) apapun.

Ink Stain Remover Video

Berikut ini adalah demo video tentang Ink Stain Remover dan telah kami gunakan dalam operasional kami.


Apabila Anda memerlukan Ink Stain Remover tersebut, silahkan hubungi kami untuk info lebih lanjut

Hal yang harus diperhatikan, lakukan pengujian dilokasi tersembunyi pada pakaian sebelum menggunakan penghilang noda (Stain Remover) apapun.

Kamis, 02 Agustus 2012

Alat Sederhana Penghilang Noda

Bagi Anda yang gemar mencuci pakaian, masalah noda kerap menjadi kendala yang sering Anda temui saat mencuci pakaian Anda. Apalagi bagi Anda yang enggan untuk mencuci secara konvensional dan lebih menyukai menggunakan mesin cuci.

Bila Anda penggemar pencucian dengan mesin cuci, hal harus Anda ketahui bahwa mesin cuci bukanlah alat bantu yang pintar untuk membersihkan masalah noda pakaian. Noda pada pakaian haruslah dibersihkan secara "manual" sebelum Anda cuci dengan mesin cuci. Berikut ini adalah beberapa alat sederhana untuk membantu membersihkan noda pada pakaian Anda adalah:
  • Sikat Gigi, pembersihan pakaian menggunakan sikat gigi jauh lebih bijaksana agar serat kain pakaian Anda tidak mudah rusak.Bila noda dirasa cukup membandel, lakukan sedikit pemukulan dengan sikat gigi tersebut pada daerah noda yang dibersihkan dan jangan menggunakan sikat cuci pakaian yang umumnya memeliki kontur serat yang keras.
  • Koin Seribu Rupiah (yang tidak mudah berkarat, sisi yang halus dan tidak meninggalkan bekas gosokan), koin sangatlah berguna saat Anda menemui noda pakaian yang telah kering, mengeras dan volume noda yang timbul dipermukaan kain. Dalam konsisi kain yang masih kering, lakukan penggosokan noda secara perlahan agar noda rontok dari kain. Kemudian lakukan pembersihan menggunakan sikat gigi.
  • Kain halus untuk dasar (contoh: wash lap), bila Anda melakukan pembersihan noda saat kondisi kain basah, tempatkanlah kain dibawah daerah yang terkena noda agar noda yang dibersihkan tidak jatuh ke sisi pakaian lainnya.
  • Mangkuk kaca, sangat membantu untuk noda yang perlu diberi uap panas. Taruh air panas/mendidih ke dalam mangkuk tersebut dan kemudian tempatkan pakaian pada daerah yang terkena noda di atas permukaan mangkuk tersebut. Uap panas akan naik dari mangku dan membasahi daerah yang terkena noda. Selain itu mangkuk kaca dapat berfungsi sebagai alas saat Anda melakukan pembersihan noda dengan menyikat, terutama saat Anda perlu melakukan pemukulan noda dengan sikat tersebut.
Alat tersebut diatas tentunya tidak akan efektif tanpa ada bahan pembantu saat membersihkan noda.

Semoga bermanfaat. Nantikan tips kami lainnya..